BONI

Di hutan kecil yang hijau, hiduplah seekor anak beruang kecil bernama Boni. (Orang tua: ucapkan "beruang" dengan nada lembut dan penuh kasih). Boni suka sekali bermain! Suatu hari, Boni sedang bermain bola. (Orang tua: gerakkan tangan seolah melempar bola dengan gembira). Tiba-tiba, bola Boni masuk ke dalam semak-semak yang agak tinggi! (Orang tua: buat ekspresi sedikit khawatir tapi penasaran).

Boni kecil sedikit takut. Semak-semak itu terlihat gelap. (Orang tua: kerutkan dahi sedikit). Tapi, Boni ingat kata Mama Beruang, "Anak hebat tidak mudah menyerah!". (Orang tua: ucapkan kalimat ini dengan nada penuh semangat dan penekanan pada "hebat"). Boni menarik napas dalam-dalam. (Orang tua: lakukan gerakan menarik napas dalam-dalam dengan dramatis).

Dengan hati-hati, Boni membuka semak-semak itu. (Orang tua: gerakkan tangan perlahan membuka sesuatu). Ternyata, di dalamnya hanya ada bola Boni! Hore! Boni senang sekali! (Orang tua: tunjukkan ekspresi gembira dan bertepuk tangan). Boni mengambil bolanya. Ia merasa hebat! (Orang tua: tunjukkan ekspresi bangga).

Lalu, Boni mencoba membangun menara dari balok-balok. (Orang tua: buat gerakan menumpuk balok dengan hati-hati). Menaranya roboh! (Orang tua: buat ekspresi sedikit kecewa tapi tetap semangat). Boni tidak menangis. (Orang tua: tekankan bahwa Boni tidak menangis). Ia mencoba lagi dan lagi. (Orang tua: ulangi gerakan menumpuk balok dengan sabar). Akhirnya, menara Boni berdiri tinggi! Yey! (Orang tua: tunjukkan ekspresi sangat gembira dan bersemangat).

Boni belajar, menjadi hebat dan tangguh itu artinya tidak mudah menyerah. (Orang tua: ucapkan kalimat ini dengan nada lembut dan memberikan senyuman). Walaupun ada rintangan, Boni tetap berusaha. Seperti Boni, anak hebat juga pasti bisa! (Orang tua: arahkan pandangan penuh kasih pada anak Anda dan ucapkan kalimat ini dengan penuh keyakinan).



Komentar

Postingan Populer